Thursday, February 11, 2016

Lurah Mulya Asri Klaim Kinerjanya Berhasil

  No comments
1:55 PM


MULYA ASRI -- Lurah Kelurahan Mulya Asri- Tulangbawang Tengah,Tulang Bawang barat (Tubaba) Harion Datik Juniarti, ST mengklaim kinerjanya selama hampir 2 tahun terakhir berhasil.
Dia merujuk kepada beberapa pencapaian pembangunan kebutuhan dasar masyarakat yang berhasil tersentuh pembangunan pada tahun anggaran 2015 ini.
Menurut dia, Kelurahan sanggup menyerap ngggaran lebih dari Rp. 2 Milyar pada tahun ini untuk mencukupi pembangunan infrastuktur seperti jalan lingkungan, jalan usaha tani, sumur bor dan jalan penghubung antar kelurahan ke tiyuh/desa sekitar.
"Alhamdulillah, dari program pembangun daerah baik yang bersumber dari APBD dan APBN berhasil terserap ke kelurahan ini mencapai Rp.2 Milyar, sehingga dapat mencapai target minimal pembangunan infrastruktur tahun ini," ujar Datik, Selasa (14/11).
Dia merinci, infrastruktur yang terbangun tahun ini antara lain 3 paket jalan lingkungan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK),1 paket Jalan Usaha Tani,1paket hotmix Jalan lingkungan dari APBN, beberapa titik Sumur bor dari APBD dan jalan penghubung antara kelurahan Mulya asri ke tiyuh Wonokerto sepanjang 1 kilo meter.
Kelurahan Mulya asri sebagai salah satu tolak ukur kemajuan kabupaten Tubaba, Harion Datik berhap pada tahun anggaran 2016 nanti alokasi pembangunan di kelurahan seluas -+1.000 hektar dengan jumlah penduduk -+ 12 ribu jiwa ini dapat ditingkatkan.
"Saya akan perjuangkan terus sehingga pembangunan infrastruktur dasar di kelurahan ini mencapai target maksimal, tentunya tak lepas dari dukungan pemerintah baik daerah,provinsi,pusat serta partisipasi masyarakat"kata Ibu lurah ramah ini.
Sementara itu ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat kelurahan setempat K.Ardi karjono. Memberikan apresiasi atas pencapaian pembangunan kelurahan Mulya Asri pada tahun ini.
"Berkat kebersamaan pemerintah kelurahan dengan masyarakat, pembangunan disini mulai dirasakan oleh warga kelurahan"tandas Karjono.

Read More

Fauzi Hasan, Se, Mm Pimpin Dewan Seni Tubaba

  No comments
1:54 PM



Para  tokoh seni dan pelaku seni di Kabupaten Tulangbawang Barat sepakat menunjuk Fauzi Hasan, SE, MM,  sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian kabupaten Tulangbawang Barat periode 2015-2020. Dengan terpilihnya Fauzi Hasan sebagai ketua umum Dewan Kesenian diharapkan potensi seni baik seni rupa, seni lukis, serta seni tari dapat digali
dan berdayakan. Karena kabupaten Tulangbawang Barat banyak memiliki berbagai potensi dibidang seni dan kebudayaan.
Saat ini SK sudah dikantongi pengurus Dewan Kesenian Tulangbawang barat dan siap dikukuhkan oleh Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, SP pekan depan.  Demikian diungkapkan sekretaris terpilih Dewan Kesenian Tulangbawang Barat Wawan Hidayat, mendampingi ketua harian Dewan Kesenian Ansori Ali Akbar, di rumah dinas Wakil Bupati setempat, Selasa(10/11) kemarin.
Sebelum acara resmi pelantikan diisi dengan berbagai pentas seni yakni pembacaan puisi, pameran lukisan, drama serta seni tari. Wawan menambahkan, saat ini panitia pelantikan sedang menyusun kepanitiaan serta  perlengkapan dalam acara pelantikan tersebut.
Rencananya, pelantikan akan digelar Rabu malam Kamis, (18/11) pekan depan di halaman rumah dinas wakil bupati Tulangbawang Barat Fauzi Hasan, SE,MM. “ Kami saat ini sedang mempersiapkan agenda pelantikan dan pengukuhan serta menginventarisasi potensi seni yang akan kami tampilkan nantinya. Rencananya sastrawan dan budayawan Lampung Isbedy Setiawan ZS juga akan ikut memeriahkan acara tersebut” ujar Wawan.
Sementara itu, ketua harian Dewan Kesenian Tulangbawang Barat Ansori Ali Akbar, mengungkapkan, setelah pengurus kabupaten dilantik nantinya akan membentuk pengurus ditingkat kecamatan. Agar pelaku dan tokoh seni daerah ini bisa mengekspresikan potensi yang dimiliki selama ini.
“Kami segera membentuk pengurus di kecamatan setelah kami dikukuhkan, maka kami himbau kepada semua pengurus agar menginvetarisasi potensi seni di Kabupaten Tulangbawang Barat” pungkasnya. (Disnubkominfo)

Read More

Hut Smansa Tuja Ke-32 Ditandai Potong Tumpeng & Pelepasan Balon Ke Udara

  No comments
1:53 PM



TUMIJAJAR - SMA Negeri Satu Tumijajar (Smansa Tuja) merayakan Hari jadinya yang ke-32  Senin (9/11). Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon ke udara oleh kepala sekolah Smansa Pujiyanta, disaksikan keluarga besar Smansa Tuja, Pengawas, Ketua Komite dan tamu undangan.

Hari Ulang Tahun (HUT) ke 32 ini mengusung tema " Hidupkan Jiwa Bumikan Karya dalam kesatuan Smansa Tuja" diharapkan dapat menjadi semangat bagi keluarga besar Smansa Tuja lebih berprestasi, mandiri dan mencetak generasi emas dimasa yang akan datang, Terang Pujiyanta.

Kepada Lampost, Puji mengaku bangga telah mewujudkan amanah para dewan guru pendahulu untuk menjadikan Smansa Tuja menjadi sekolah unggulan di kabupaten Tubaba.
"Saya bertekad sejak 2010 silam tidak akan meninggalkan sekolah ini sebelum dikenal unggulan dan sekarang secara fisik telah terwujud" kata pria ramah ini.
Ia berharap dengan bertambah usia sekolah mampu untuk motivasi guru dan siswa/si agar terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuan.
Demikian juga kepada seluruh dewan guru agar menggalakkan penerapan kurikulum 2013, serta amanah dalam mengemban tugas negara menciptakan generasi muda yang handal, mandiri serta memiliki kreativas dan inovasi.
Kepada alumni Smansa Pujiyanta berpesan. Agar dimanapun meraka berada dan apapun profesinya dapat bekerja secara profesional dan jangan lupa pernah bersekolah di Smansa Tuja.
"Kepada keluarga besar alumni, pesan penting saya jangan lupa pernah sekolah disini " Pungkasnya.

Read More

K-13 Sman 5 Tulang Bawang Tengah Terkendala Sarana

  No comments
1:52 PM



Panaragan - Penerapan kurikulum 2013 (K-13) di Tulang Bawang Barat masih menuai pro dan kontra. Akibatnya tiap sekolah berbeda-beda dalam menerapkan kurikulum di sekolahnya. Ada yang memakai kurikulum 2013 namun ada juga yang tetap mempertahankan kurikulum 2006 (KTSP) sebagai bahan ajar.
Seperti sistem pendidikan yang diterapkan oleh SMA Negeri 5 Tulang Bawang Tengah, hingga saat ini masih menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP).
Hal itu dilakukan, karna sekolah setempat belum layak untuk menjalankan kurikulum baru karena terkendala sarana prasarana penunjang, Selain itu, para guru masih ragu dalam menerapkan item sistem tersebut
“Di Tulang Bawang Barat ini, baru SMAN 1 Tumijajar, SMA kami belum layak menerapkan K-13,” ujar Kepala SMA Negeri 5 Dasuki, Spd.
Kendati SMAN 5 Tulang Bawang Tengah masih menggunakan kurikulum pendidikan yang lama, namu usaha dan kerja keras para guru dalam memberikan pendidikan dan pelajaran pada siswa, tidak diragukan lagi.
Serapan ilmu dan wawasan yang dimiliki oleh para siswa juga tidak berbeda dengan apa yang didapatkan oleh siswa yang ada di sekolah-sekolah lain.
“Walaupun kami masih menerapkan cara-cara yang lama. Tapi tingkat serapan dan wawasan murid di sini tidak diragukan lagi. Begitupun dengan para guru-guru di sekolah ini,” tutur Dasuki.
Dasuki berharap, Diknas setempat dapat mendorong sekolah - sekolah untuk penerapan K-13 dengan memfasilitasi media ajar dan sarana fisik lainny, serta memperbanyak diklat K-13 bagi guru.
"Sebagai sekolah baru, intinya kami siap untuk belajar dan mentaati aturan atasan " ujar kepala sekolah yang memiliki 9 guru PNS dan 25 tenaga guru honorer ini.

Read More

Puskesmas Candra Mukti Menerapkan Sistem 3 S (Senyum, Salam, Sapa) Dalam Pelayanan

  No comments
1:49 PM


PANARAGAN - Demi terselenggaranya peningkatan mutu pelayanan kesehatan perlu diupayakan inovasi dan program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah.
Beberapa inovasi peningkatan mutu pelayanan dan program unggulan itu, menurut kepala Puskesmas Candra Mukti, Tulangbawang tengah Tulangbawang barat Ahmad Sobari Lakoni,AMd.Kep menerapan Sistem 3 S (Senyum, Salam,Sapa),Rabo (11/11).
"Kami sempat  terima kritikan masyarakat soal ketidak ramahan petugas kami, maka kami terapkan program ini"Ujar Oni, saat ditemui Lampost disela-sela persiapan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51,kemaren.
Selain program 3 S, kepala puskes unggulan se-Tubaba ini siap mendisiplinkan karyawannya untuk membuka pelayanan dinas 8 jam dan siaga pelayanan 24 jam setiap harinya.
"Selain 3 S, pelayanan dinas Puskesmas ini 8 jam perhari,dan menyiagakan 24 jam pelayanan dengan 15 tenaga karyawan, 5 dokter PNS dan 1 Dokter PTT" kata dia.
"Predikat sebagai kepala Puskesmas unggulan" terang Lakoni, merupakan beban berat bagi dirinya,karena saat ini pelayanan yang dilakukan oleh petugasnya tidak didukung dengan sarana yang memadai.
"Selain perlu penambahan petugas medis, perlengkapan kesehatan dan ruang rawat inap, sampai hari ini belum tersedia alat transportasi seperti mobil ambulance dan sepeda motor untuk petugas lapangan"keluh pria yang akrab disapa pak Oni ini.

Read More
Deffan Dericco. Powered by Blogger.

Social Profiles

TwitterFacebookGoogle PlusLinkedInEmail